Kumpulan Cerpen Humor Untuk Anak-Anak


Takrif Cerita Kelucuan adalah kaul singkat dan pendek dengan struktur naratif yang berniat membuat orang2 tertawa ngakak terbahak-bahak. Nasihat humor cura biasanya berupa cerita persepakatan yang diakhiri dengan kalimat lucu yang dihasilkan tuntas permainan pertuturan, Ketidakcocokan secara logika, ocehan atau hal lainnya. Mayoritas cerita lucu / kelucuan yang besar ditemui pada situs kecek lucu adalah cerita kelucuan singkat / cerita kelucuan pendek.

riajenaka. com pada artikel ini mencoba untuk membagikan ura-ura cerita kelucuan terbaru yang kami kumpulkan dari beraneka ragam sumber. Ini adalah kumpulan cerita lucu banget, terkemuka, yang sudah diseleksi. Hendaknya Anda bisa tertawa ngakak dan menyukai kumpulan cerita lucu tentang belajar dibawah ini.

27 Kumpulan Nasihat Lucu Banget Tentang Mencari ilmu

1. Kecek Lucu Belajar Menulis

Seorang anak yang baru saja merasuk Sekolah Dasar (SD) pada pulang bersekolah ditanya oleh kedua orang tuanya

Permulaan: “Belajar segalanya kau hari ini nak? ”

Anak: “Belajar menulis bu. ”

Ayah: “Apa yang kau tulis nak? ”

Bujang: “Tidak tau yah, awak belum mencari ilmu membaca. ”

2. Kaul Lucu Murid Belajar Norma Inggris

Unik hari dalam kelas sedang mempelajari kaidah inggris, & untuk menilik para muridnya guru tersebut menanyai pada setiap murid yang hadir.

Ketua: “‘WORK’ mempunyai kerja, bahwa ‘WORKING’ mempunyai bekerja, Prinsip anak-anak?? ”

Murid2: “Paham..!! ”

Jongos: “Sekarang kalian cari kata lain, mulai dari Ateng. ”

Ateng: “‘SING’ memiliki arti nyanyi, oleh sebab itu ‘SINGING’ mempunyai bernyanyi. ”

Guru: “Pinter, sekarang Mono? ”

Mono: “‘SONG’ memiliki arti LAGU oleh sebab itu kalau ‘SONGONG’ artinya BELAGU! ”

3. Cerita Lucu Belajar Adagium

Di Kelas Bahasa Nusantara SMA Bulugan, Pak Jongos Semar selagi mengajar Peri-bahasa, kemudian dia memberikan urusan ke murid-murid di kelas:

Semar: “Anak-anak coba kalian lanjutkan peribahasa ini, Inang kencing tampil, murid berkemih..? ”

Petruk: “Murid menguyuh berlari! ”

Semar: “Salah! ”

Gareng: “Murid buang air kecil di celana! ”

Semar: “Goblok, khilaf! ”

(Ruang kelas menjadi hiruk pikuk, sebab murid pada kebingungan) Tiba-tiba si Nunung menetapkan tangan,

Nunung: “Murid kencing bernanah!! ”

Semar: “Hah..!, apa memiliki arti itu? ”

Nunung: “Artinya, waktu kegiatan kemping minggu kemaren abdi lihat Kemas Guru Semar kencing muncul dibawah tanaman mangga, adapun hari berikut si Ateng nggak masuk sekolah, dari segi keterangan dokter dia perih kencing nanah..! ”

Semar: “..? ”

Murid: “Hore.. hore seratus! ”

4. Nasihat Lucu Bersekolah Berhitung Dengan Guru Cantik

Bu Jongos: “Anak2 mari kita bersekolah berhitung!! ”

Murid: “YA BU!!! ”

Bu Inang: “Coba Ciling kamu balas pertanyaan permulaan, berapa impak dari 5 x 5 =? ”

Bagong: “GAK TAU MAMA! ”

Bu Guru: “Kok gak tau? ”

Ciling: “GAK TAU kenapa ibu begitu mempesona. ”

Bu Guru: “Ouhhh mmuaach mmuacch. ”

Bu Guru: “Heh lo halaman semplak jawab pertanyaan ibu, berapa dampak dari 9x9x8x7: 5 =? ”

Mono: “Busetttt sedikit banyak Bu!! ”

Mama Guru: “Dasar kamu sungguh, bukannya menjawab malah ngelunjak!! (PlAKKkk sampai gampar kiri-kanan)”

Bu Jongos: “Ok masa ini kamu seri muka jamban.. berapa hasil mulai 896×7: 7×2=?? ”

Ateng: “Haaahhh GAK TAU BU!!! ”

Mama Guru: “Dasar gublokkkk engkau ya!!! ” (KEplAakkKK menerima gampar kiri-kanan-atas-bawah)

Bu Guru: “Nah saat ini kamu ya imut, 5+5 =?? ”

Bagong: “DELIMA BU!!! ”

Bu Ketua: “kok delima? ”

Bagong: “DELIMA awak tanpamu bu. ”

Mama Guru: “Oouh co cweet amat sampeyan.. MMuuaaccchhh”

Mono Dan Ateng: “Gebukin aja yok nih Guru bertumpu si kamprett. ”

5. Cerita Cura Belajar: Tangan Kuda

Suatu pagi didalam kelas yang penuh riang, anak bani bersiap untuk belajar. Ilmu pertama adalah Matematika, pangkal guru masuk kedalam ruangan disambut hormat dari murid muridnya. Sebelum pelajaran diawali ibu inang bertanya mendapatkan murid muridnya.

Guru: “Anak anak, siapa yang sudah melihat aswa..?? ”

Murid: “Saya,.!! ”

Guru: ” Sekarang embuk mau tanya,.. Kuda kakinya ada meski coba,.?? cerita lucu untuk anak

Murid: “Emmmmpppaaattttt,..!! ”

Inang: “Sekarang jajal kita jumlah bersama kolektif.. ”(sambil mengeluarkan gambar jaran dan memajangnya di rumah tulis)

Jongos: “Semuanya langut kegambar akur.. kaki hadap kuda tersedia berapa jajal,..?? ”

Murid: “Duuaaaa.. ”

Guru: “Kaki Belakang,.?? ”

Murid: “Duuuuaaaaa,.. ”

Jongos: “Kaki kanannya ada meski,..?? ”

Murid: “Duuuaaa.. ”

Guru: “Kaki kirinya buatan..?? ”

Murid: “Duuuuaaa.. ”

Guru: “Sekarang jumlah kakinya ada buatan..? ”

Murid: “Delapan,. ”

Guru: “Delapan apa empat,.?? ”

Murid: “??!!?? ”

6. Nasihat Lucu Berlatih Korupsi

Ciling adalah budak seorang pengurus negara yang bertugas dalam bidang keuangan. Kebetulan, Bagong pun yakni bendahara dalam sekolahnya. Uni hari, ia ketahuan mempergunakan uang famili itu untuk keperluan karakter. Dipanggillah ia ke celah guru.

Hamba: “Mengapa lu gunakan duit itu untuk kepentinganmu seorang diri? Padahal itu kan uang milik temanmu! Apakah anda sedang tergelincir? ”

Ciling: “Tidak, Bu.. ”

Guru: “Lalu kenapa? Cepat bicarakan! Jika gak, akan abdi laporkan lawan ayahmu!! ”

Bagong: “Laporin aja, Mama! Toh bapak saya yang mengajarkannya mendapatkan saya. ”

7. Kecek Lucu Mencari ilmu Mengajar

Mama Guru: “Sebutkan binatang yang bisa hidup di dua alam? ”

Bagong: “Katak! Di tanah dan pada air. ”

Bu Inang: “Baguusss. Coba kamu Ateng sebutkan contoh lainnya hewan yang tampak di 2 alam? ”

Ateng: “Babi ngepet Mama! Di bumi nyata & alam goib! Ekekekek.. ”

Bu Ketua: (Keselek penggaris)



8. Kecek Lucu Pengajian Biologi

Bu Guru: “Sekarang sebutkan satwa yang alat kelaminnya pada punggung? ”

Ateng: “Huahahah kalo memipis melembutkan muncrat di udara dong Bu? ”

Bagong: “Ngaco nih Pokok, mana siap binatang kelaminnya di punggung? ”

Bu Guru: “Ada loh! ”

Gareng: “Apaan Bu? ”

Bu Jongos: “Kuda lumping! ”

Ateng: (Mikir lama)

kemudian famili bubar..

9. Cerita Menggelikan Belajar: Madrasah Dasar Kurang Ajar

Ibu Jongos: “Apa lagu kebangsaan Nusantara? ”

Petruk: “Parah deh Ibu, lagu kebangsaan Nusantara aja cukup ga tau?! ”

Gareng: “Dengar ya Bu, aku ke maktab tuh ingin belajar, meski untuk ditanya-tanyain ­seperti berikut. Mumet ndasku! ”

Mono: “Kalo banyak nanya lumayan Ibu oleh karena itu polisi saja. ”

Mama Guru: (jejelin kapur satu-satu)

10. Kaul Lucu Mencari ilmu: Siswa Jelita

Bu Guru: “Baik, pra pulang terselip yang target bertanya? ”

Ateng: “Saya Bu! ”

Bu Ketua: “Iya, apa-apa pertanyaannya? ”

Ateng: “Maukah Ibu jadi pacarku? ”

Bu Hamba: “Orang kayak kamu rela jadi tambatan hati Ibu? Huek! Ga pentes! ”

Ateng: “Trus sosok ganteng pilau saya itu pantesnya oleh karena itu pacar siapa dong Bu? ”

Bu Guru: “Kamu ini kejam sekali! Bersekolah itu yang bener. Bersekolah dengan benar-benar. Punya tendensi ga gerangan kamu? ”

Ateng: “Punya dong Mama.. ”

Bu Guru: “Apa cita-citamu? ”

Ateng: “Dulu cita-cita saya ingin oleh sebab itu pilot, akan tetapi semenjak merembes sekolah dan ketemu Permulaan, cita-cita hamba berubah ingin membahagiakan Embuk..

Bu Hamba: “Ateng..!! Awak kalo masih suka godain Ibu, Embuk akan menyeru kepala pondok pesantren pendidikan! ”

Ateng: “Dih jangan dong Mama, panggil Raka aja meski lebih suka.. ”

Bu Guru: “Ampun Tuhan! ” (pingsan manja)